🐽 Kelebihan Dan Kekurangan Model Atom Mekanika Kuantum

EfekZeeman, yaitu terpecahnya garis spektrum bila atom berada dalam medan magnet. E.Teori Atom Modern Model atom mekanika kuantum modern lahir pada tahun 1925, ketika Werner Karl Heisenberg mengembangkan mekanika matriks dan Erwin Schrödinger menemukan mekanika gelombang dan persamaan Schrödinger. Dengandemikian, berikut beberapa poin dalam teori atom mekanika kuantum: 1). Atom memiliki kulit dan setiap kulit memiliki subkulit 2). Lintasan elektron bukan berupa garis lingkaran melainkan ruang 3). Pergerakan elektron dalam lintasannya merupakan gelombang 4). Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti. Nah dibawah ini ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada dalam sebuah atom mekanika kuantum, yaitu: Kelebihannya: Bisa menjelaskan posisi kebolehjadian ditemukannya elektron. DO8Z. Kelebihan dan kelemahan teori atom modern. Ketidakmampuan tori atom Bohr menerangkan model atom selain atom Hidrogen dan gejala atom dalam medan magnet disempurnakan pada tahun 1924 oleh Louis de Broglie menerangkan bahwa selain bersifat partikel, elektron juga bersifat gelombang. Kemudian pendapat De Broglie dikembangkan oleh Erwin Schrodinger dan Warner Heisenberg melahirkan Teori Atom Modern Mekanika Gelombang/Mekanika Kuantum.Menurut Heisenberg, “elektron yang bergerak menimbulkan perubahan dalam posisi dan momentum setiap saat sehingga posisi dan kecepatan elektron yang bergerak secara bersama-sama tidak dapat dilakukan secara tepat”.Heisenberg juga menambahkan bahwa “keberadaan elektron dalam lintasan tidak dapat ditentukan dengan pasti, yang dapat ditemui hanyalah kebolehjadian ditemukannya elektron” yang dikenal sebagai asas ketidakpastian sebab itu, teori atom modern memiliki kelebihan dan kekurangan yang dikemukakan sebagai berikutKelebihan Teori Atom Modern. Mampu membuktikan bahwa adanya lintasan elektron untuk atom Teori Atom Modern. Hanya dapat menerangkan atom-atom yang memiliki elektron tunggal seperti gas hidrogen tetapi tidak dapat menerangkan spektrum warna dari atom yang memiliki banyak elektron. Perkembangan teori atom terdiri dari lima teori yang disampaikan oleh beberapa tokoh dunia. Kata atom berasal a yang berarti tidak dan TOMos yang berarti dipotong-potong. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa atom adalah tidak dipotong-potong. Pengertian awal dari atom ini disampaikan oleh John Dalton yang mengemukakan bahwa atom adalah bagian terkecil penyusun benda. Dalam perkembangan teori atom, teori oleh Dalton tersebut nyatanya memiliki kekurangan yang pertama disampaikan oleh J. J. Thomson. Teori atom dari Thomson menyatkan bahwa di dalam atom terdapat elektron. Setelah J. J. Thomson mengemukakan pendapatnya, banyak perkembangan teroi atom yang bermunculan. Selain John Dalton dan J. J. Thomon, ada beberapa tokoh yang menymbang pemikiran pada perkembangan teori atom. Tokoh-tokoh pada perkembangan teori atom antara lain adalah Rutherford, Neils Bohr, Werner Heisenberg, dan Schrodinger. Perkembangan teori atom yang berawal dari konsep yang dikemukakan oleh John Dalton berkembang sampai teori atom modern yang dikemukakan oleh Heisenberg dan Schrodinger. Teori atom modern inilah yang masih dipakai sampai saat ini. Bagaimanakah perjalanan dari perkembangan teori atom dari masa ke masa? Sobat idshcool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah. Baca Juga 5 Dasar Hukum Kimia Teori Atom John Dalton Tokoh dari perkembangan teori atom yang pertama adalah John Dalton. Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom. Teori atom yang dikemukakan Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa dan susunan tetap. Hukum kekekalan massa Hukum Lavoisier massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil susunan tetap Hukum Prouts Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap. Bentuk atom yang dikemukakan oleh Dalton berbentuk seperti bola pejal. Berikut ini adalah gambaran bentuk atom menurut John Dalton. Teori Atom oleh John Dalton Kesimpulan dari tori atom John Dalton Merupakan partikel terkecil dari suatu materi sehingga tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih dapat diciptakan atau seperti bola pejal sederhana dengan ukuran sangat unsur adalah atom-atom yang senyawa adalah atom-atom yang berbeda sesuai unsur bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Kelebihan Teori Atom Dalton Mampu membangkitkan minat terhadap penelitian tentang model atom berikutnya. Kelemahan Teori John Dalton Tidak bisa mejelaskan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik. Perkembangan Teori Atom oleh J. J. Thomson Perkembangan teori atom yang kedua dikemukakan oleh J. J. Thomson. Penemuan tabung katode oleh William Crookers membantu J. J. Thomson dapat menemukan teori atom baru. Melalui tabung katode, J. J Thomson memastikan bahwa sinar katode merupakan partikel karena dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Hasil dari percobaan ini membuktikan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom yang bermuatan negatif selanjutnya disebut elektron. Secara ringkas, Thomson menyimpulkan bahwa atom adalah bola padat bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif. Model atom Thomson digambarkan seperti kismiselektron yang berada pada roti atom. Teori Atom J. J. Thomson Kesimpulan Teori Atom J. J Thomson Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron. Kelebihan Menjadi awal penemuan bahwa atom bukan partikel terkecil sehingga memberi jalan untuk teori-teori selanjutnya. Kelemahan Thomson tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut. Baca Juga Cara Menghitung Massa Atom Relatif Ar dan Molekul Relatif Mr Teori Atom Rutherford Teori atom Rutherford muncul berdasarkan eksperimen hamburan sinar alfa dari uranium. Rutherford bersama dua orang muridnya Hans Geiger dan Erners Masreden melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar α alfa. Partikel alfa adalah partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus dan berdaya tembus besar, sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Awalnya, percobaan tersebut bertujuan untuk menguji pendapat Thomson mengenai atom berupa bola pejal yang bermuatan negatif. Hasil dari percobaan Rutherford adalah hampir semua partikel alfa diteruskan. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas, maka di dalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif. Kemudian Rutherford mengusulkan model atom yang menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang terdiri dari proton + dan meutron n dan dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif. Teori Atom Rutherford Kesimpulan Teori Atom Rutherford Atom bukan merupakan bola dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan Atom dikelilingi oleh elektron yang bermuatan dalam inti atom juga terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak. KelebihanMampu mengemukankan ide mengenai inti atom untuk pertama kalinya. KelemahanTidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Elektron yang mengelilingi inti atom mengeluarkan energi sehingga ada pasti saat elektron dapat jatuh ke inti atom. Baca Juga Cara Menentukan Jumlah Proton, Elektron, dan Neutron dalam Suatu Atom Perkembangan Teori Atom oleh Bohr Perkembangan teori atom terus berlanjut pada tahun 1913, Niels Bohr mengembagkan teori model atom Rutherford menggunakan percobaan spektrum hidrogen. Percobaan ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck. Empat postulat hasil percobaan Niels Bohr Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling tidak memancarkan atau menyerap energi selama elektron berada dalam lintasan stasioner, sehingga energinya hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Dalam bentuk gambar, ilustrasi teori atom Bohr dapat dilihat seperti berikut. Teori Atom Bohr Kesimpulan Teori Atom Bohr Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positi dan elektron-elektron yang mengelilingi inti atom pada lintasan-lintasan tertentu. Litasan-lintasan tersebut disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah terdapat pada kulit elektron yang terletak paling dalam. Sedangkan tingkat energi paling besar terletak pada kulit elektron paling luar. Semakin jauh dari inti atom semakin besar nomor kulitnya maka tingkat energinya akan semakin tinggi. Teori atom Bohr juga masih memiliki kekurangan, berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan teori atom Bohr. Kelebihan Dapat menjelaskan kekurangan dari teori atom Rutherford. Dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom. Kelemahan Model atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak. Teori atom yang digunakan saat ini adalah teori atom modern oleh Heisenberg dan Schrodinger yang akan kita ulas pada pembahasan di bawah. Teori Atom modern dikenal juga dengan teori atom mekanika kuantum yang juga dikenal sebagai prinsip ketidakpastian. Tokoh pertama dari teori atom modern adalah seorang ahli dari Jerman bernama Werner Heisenberg. Teori atom modern menyatakan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan tidak mungkin dapat ditentukan. Kondisi yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom. Erwin Schrodinger melengkapi teori mekanika kuantum melalui suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang. Fungsi gelombang tersebut digunakan untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi. Schrodinger juga merumuskan bentuk dan tingkat energi orbital. Orbital merupakan daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron. Orbital juga menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit. Kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Teori atom modern dalam gambar dapat terlihar seperti berikut. Teori Atom Modern Kesimpulan Model Atom Mekanika Gelombang Elektron-elektron yang mengelilingi inti atom memiliki tingkat energi tertentu tetapi keberadaannya tidak dapat dipastikan. Posisi elektron dapat ditemukan melalui fungsi gelombang tertentu dalam kulit atom yang disebut sebagai daerah kebolehjadian paling besar untuk menemukan elektron. Elektron menempati orbital yang dinyatakan dalam bilangan kuantum. Gerakan elektron memiliki sifat gelombang. Gerak tersebut mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital. Orbital merupakan bentuk tiga dimensi dari kebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom. Orbital juga menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit. Kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Sekian pembahasan mengenai perkembangan teori atom yang memuat kelemahan dan kekurangan teori atom. Terimakasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga 4 Aturan Konfigurasi Elektron s p d f pada Teori Mekanika Kuantum Halo Sobat Zenius! Di artikel kali ini gue bakalan membahas mengenai teori mekanika kuantum. Tapi sebelum itu gue pengen nanya, sebelumnya elo sudah mempelajari tentang teori Bohr, bukan? Nah, ternyata teori Bohr memiliki banyak kelemahan lho, guys. Ia hanya menjelaskan tentang kulit atom saja, selain itu ia juga tidak menjelaskan spektrum pancar atom yang mengandung lebih dari satu elektron. Padahal, di balik kulit atom terdapat yang namanya subkulit dan di dalamnya lagi terdapat orbital. Setelah mengetahui kelemahan teori Bohr, maka para ahli mencoba untuk mengemukakan teori-teorinya. Teori itulah yang menjadi dasar dari mekanika kuantum. Yuk, simak lebih jauh penjelasan di bawah ini! Max Planck Max Planck merupakan seorang fisikawan Jerman yang dianggap sebagai bapak mekanika kuantum. Ia mematahkan teori fisika klasik yang mengatakan bahwa cahaya merupakan suatu gelombang. Teori fisika klasik tersebut bertahan lama hingga Planck menemukan teori baru dan sangat revolusioner, yaitu gelombang cahaya termasuk dalam gelombang dan suatu partikel. Louis de Broglie Louis de Broglie menyatakan bahwa partikel kecil yang bergerak sangat cepat seperti elektron memiliki sifat seperti gelombang. De Broglie merumuskan suatu persamaan dimana panjang gelombang yang ditimbulkan ketika suatu partikel bergerak. Persamaannya bisa dilihat sbb Keterangan λ = panjang gelombang h = ketetapan planck m = massa v = cepat rambat gelombang Werner Heisenberg Teori menurut Heisenberg ini biasa disebut juga sebagai teori ketidakpastian. Mengapa disebut sebagai teori ketidakpastian? Hal ini karena posisi dan momentum elektron tidak bisa ditentukan secara pasti. Erwin Schrodinger Dari teori de Broglie dan Heisenberg, maka muncullah teori atom mekanika gelombang dikemukakan oleh Schrodinger yang menyatakan bahwa posisi dan momentum elektron tidak bisa ditentukan secara pasti. Yang bisa ditentukan adalah probabilitas kemungkinan daerahnya menemukan elektron. Daerah dengan probabilitas menemukan elektron terbesar disebut dengan orbital. Untuk menemukan tingkat energi, bentuk, dan orientasi orbital, maka teori mekanika kuantum yang dikemukakan Erwin Schrodinger mencakup tiga jenis bilangan kuantum yang terdiri dari bilangan kuantum utama, azimut, dan magnetik. Selengkapnya akan dibahas pada bagian bilangan kuantum di bawah ini. Model Atom Mekanika Kuantum Sebelum kita ke bilangan kuantum, alangkah baiknya kita mengenal model atom mekanika kuantum terlebih dahulu. Tak kenal maka… tak paham dong. Yuk langsung aja kita bahas! Model atom mengalami perkembangan dari yang pertama yaitu model atom Dalton, kemudian disempurnakan oleh Thomson, masih kurang sempurna dan disempurnakan lagi oleh Rutherford. Selanjutnya Bohr, dan ternyata masih ada kelemahan hingga akhirnya berkembang lagi menjadi model atom Mekanika Kuantum hingga saat ini. Model Atom Dalton Dalton menyebutkan bahwa partikel terkecil dari suatu materi disebut atom. Jadi, ketika ada suatu benda kemudian dibagi dan dibagi terus menerus sampai kecil, hingga ditemukan benda tersebut sudah tidak bisa dibagi lagi, itu disebut atom. Model Atom Thomson Ternyata, Thomson menemukan bahwa bagian terkecil dari suatu materi bukanlah atom. Sehingga, teori Dalton menjadi runtuh. Ia menemukan partikel penyusun atom. Thomson menemukan partikel sub atomik yang bermuatan negatif, bernama elektron atau sinar katoda. Teori Thomson menyatakan bahwa atom memiliki muatan yang bernilai positif, kemudian terdapat partikel-partikel negatif yang menyelimuti atom tersebut, sehingga bentuknya seperti roti kismis. Maka dari itu model atom Thomson dikenal dengan sebutan model bola kismis. Model Atom Rutherford Selanjutnya Rutherford ingin membuktikan apakah teori Thomson benar atau tidak. Ternyata, ditemukan bahwa atom terdiri dari rongga-rongga kosong dan terdapat inti atom yang bermuatan positif. Nah, massa atom itu berpusat di inti, sehingga elektron tidak berpengaruh terhadap massa atom. Model Atom Bohr Ternyata, model atom Rutherford diketahui memiliki beberapa kelemahan teori nih, guys. Sehingga, Niels Bohr dan Ernest Rutherford melakukan percobaan lagi, hingga akhirnya dicetuskan model atom Bohr. Model ini menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang mengandung proton dan neutron yang dikelilingi oleh elektron. Jadi, si elektron ini berputar dalam orbitnya dengan tingkatan energi tertentu. Tingkat energi tertentu itulah yang dinamakan dengan orbit atau kulit atom n, yaitu K, L, M, N. Tapi, model atom Bohr ini ternyata ada kelemahannya. Ia hanya dapat menjelaskan spektrum dari atom atau ion yang berelektron tunggal. Model Atom Mekanika Kuantum Model atom terakhir yang masih eksis hingga saat ini adalah mekanika kuantum. Model ini menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh awan-awan elektron. Dari teori inilah ditemukan empat jenis orbital, yaitu s, p, d, f. Berikut gambaran modelnya Model atom mekanika kuantum sumber gambar Sebelum lanjut, yuk download dulu aplikasi Zenius. Elo bisa dapetin akses ke ribuan materi pelajaran, latihan soal, dan fitur-fitur gratis Zenius. Tinggal klik aja gambar di bawah sesuai gadget elo, ya! Download Aplikasi Zenius Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimaln persiapanmu sekarang juga! Bilangan Kuantum Nah, sekarang kita mengenal macam-macam bilangan kuantum, yuk! Bilangan Kuantum Utama n Bilangan kuantum utama menyatakan tingkat energi utama elektron yang dimiliki dari suatu atom. Bilangan ini dilambangkan dengan n yang melambangkan kulit atom pada model atom Bohr. Kita review kembali bahwa pada model atom Bohr terdapat jenis kulit K n=1, L n=2, M n=3, N n=4, O n=5, dst. Semakin besar nilai n, maka akan semakin besar juga ukuran orbital dan tingkat energinya. Bilangan Kuantum Azimut l Kalau tadi bilangan kuantum utama menyatakan kulit atom, nah kalau bilangan azimuth ini menyatakan suatu bentuk orbital atau sub-kulit atom. Lalu, banyaknya sub kulit ini tergantung pada banyaknya tingkat energi utama kulit. Maksudnya begini, kalau jumlah kulit n adalah 1, maka sub kulit l yang diperbolehkan hanya 1. Coba deh lihat di bawah ini Bilangan kuantum azimuth sumber gambar video materi Zenius Begitu seterusnya, tapi untuk saat ini belum ditemukan atom yang elektronnya mengisi sub kulit 5g, sehingga hanya dibahas sampai sub kulit s, p, d, dan f. Bilangan Kuantum Magnetik m Selanjutnya adalah bilangan kuantum magnetik yang dilambangkan dengan m. Bilangan ini menyatakan orientasi dari orbital, bentuk khusus orbital, atau ukuran orbital. Dimana nilai m yang diperbolehkan yaitu m = –l sampai +l. Bilangan kuantum azimuth sumber gambar video materi Zenius Dari gambar di atas, kamu bisa mengetahui bahwa sub kulit s l=0 memiliki harga m=0 yang artinya dia hanya punya 1 buah orbital. Kemudian, sub kulit p l=1 memiliki harga m=-1, 0, 1 yang artinya dia memiliki 3 buah orbital. Begitu deh seterusnya. Bilangan Kuantum Spin s Bilangan kuantum yang terakhir adalah spin atau dilambangkan dengan huruf s. Tahukah kamu bahwa selain berevolusi mengelilingi inti, ternyata elektron juga berotasi lho, guys. Nah, itulah yang akan dibahas pada bilangan kuantum spin, dimana bilangan ini akan mendeskripsikan arah spin elektron di dalam orbital. Harga s yang diperbolehkan adalah – ½ atau + ½. Bilangan kuantum spin, penulisan tanda panah ke atas didahulukan sumber gambar video materi Zenius Harga s = + ½ dilambangkan dengan tanda panah mengarah ke atas, sedangkan untuk harga s = – ½ dilambangkan dengan tanda panah yang mengarah ke bawah. Dalam penulisannya, tanda panah mengarah ke atas harus diutamakan atau didahulukan. Konfigurasi Elektron Selanjutnya, kita akan mempelajari tentang konfigurasi elektron mekanika kuantum. Wah apa itu? Konfigurasi elektron merupakan gambaran distribusi elektron dalam orbital-orbital penyusun atom. Elo harus tau dulu nih prinsip-prinsip dalam menyusun atom, yaitu asas aufbau, kaidah hund, dan larangan pauli. Asas Aufbau Asas ini menyatakan bahwa pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memilAturan dari konfigurasi elektron mekanika kuantum yang pertama adalah aturan menurut asas Aufbau. Asas ini menyatakan bahwa pengisian elektron dimulai dari subkulit yang memiliki tingkat energi terendah lebih dulu. Begini urutan dari tingkat energi yang terendah hingga yang tertinggi Tingkatan energi menurut asas aufbau sumber gambar video materi Zenius Kaidah Hund Kaidah selanjutnya adalah kaidah hund, yang menyatakan bahwa elektron di dalam suatu orbital tidak boleh berpasangan sebelum masing-masing orbital dalam sub kulit terisi masing-masing 1 elektron. Agar lebih jelas, coba lihat pada gambar di bawah ini Penulisan orbital sesuai kaidah hund sumber gambar video materi Zenius Pada kaidah hund ini juga terdapat penyimpangan konfigurasi pada sub kulit d. Ternyata, sub kulit d menyukai keadaan stabil, yaitu ketika ½ penuh dan penuh. Contohnya bisa dilihat pada kasus Cr dan Cu berikut ini Contoh penyimpangan konfigurasi sub kulit d sumber gambar video materi Zenius Bisa dilihat bahwa pada orbital d sebenarnya tidak stabil karena kosong. Agar sub kulit d stabil, maka 1 elektron dari sub kulit s diberikan kepada d, sehingga d menjadi stabil. Asas Larangan Pauli Terakhir, aturan konfigurasi elektron mekanika kuantum adalah berdasarkan asas larangan Pauli. Asas ini menyebutkan bahwa elektron-elektron dalam menyusun atom memiliki masing-masing empat bilangan kuantum yang berbeda. Jadi, gak bisa tuh ada yang sama bilangan kuantumnya di dalam satu atom. Hal ini karena keempat bilangan kuantum menyatakan alamat dari suatu elektron. Coba elo lihat dari contoh di bawah ini Asas larangan pauli menggunakan bilangan kuantum yang berbeda pada setiap atom sumber gambar video materi Zenius Dari contoh di atas, kita bisa tau kalau tidak ada bilangan kuantum yang sama di dalam atom S tersebut. Kalau m-nya sama, maka s-nya berbeda. Contoh Soal Bilangan Kuantum Gimana nih guys, masih bingung gak? Udah paham dong pastinya. Biar makin paham lagi, yuk lihat contoh soal dan pembahasan di bawah ini! Soal 1 Tentukan konfigurasi elektron dari H, He, Li, O, Na, Ca, Fe, dan Br berdasarkan prinsip aufbau! Pembahasan soal 1 Soal 2 Tentukan keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari atom Na, Fe, dan Co! Pembahasan 2 Oke, itu dia penjelasan dari materi teori mekanika kuantum yang akan elo temui di mata pelajaran Kimia kelas 10 ini. Sekarang udah paham kan tentang mekanika kuantum? Jadi, elo udah gak perlu lagi ketakutan kalau bertemu dengan contoh-contoh soal di atas. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat ya buat elo. Oh iya, selain materi Kimia, elo juga bisa belajar mata pelajaran lainnya lho bareng Zenius. Kayak Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Matematika, dll. Kalau elo berlangganan Zenius sekarang, elo akan mendapatkan potongan harga hingga 80% lho. Caranya gampang, elo tinggal download aplikasi Zenius atau klik banner di bawah ini ya! Oh iya, elo juga boleh banget langsung cek di sini buat tonton video materi dari kakak tutor kimia yang super duper keren, tentunya bakal bikin elo bersahabat dengan kimia. Jangan lelah untuk belajar ya, guys! Have a nice day! Baca Juga Artikel Lainnya Struktur Atom Sifat Periodik Unsur Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Originally Published January 13, 2021Updated by Sabrina Mulia Rhamadanty

kelebihan dan kekurangan model atom mekanika kuantum